Berikut Dokumentasi
Kuliah Lapangan Ekologi Perairan Tropis
“Ekosistem Mangrove, Lamun dan Terumbu Karang” yang berlokasi kan di Pulau Pandang pada tanggal 18-19 Juli 2025.






Menjadi lulusan yang Berkompeten pada bidang konservasi dan pengelolaan sumber daya perairan yang unggul dan berdaya saing global berlandaskan nilai kasih untuk Tuhan dan Ibu Pertiwi (Pro Deo Et Patria).

Welmar Olfran Basten Barat, S.Ik., M.Si

Tambos August Sianturi, S.T., M.T

Ewin Handoco Saragih, S.St.Pi., M.Si.


Kuliah Lapangan Ekologi Perairan Tropis
“Ekosistem Mangrove, Lamun dan Terumbu Karang” yang berlokasi kan di Pulau Pandang pada tanggal 18-19 Juli 2025.



SEMESTER I
SEMESTER II
SEMESTER III
SEMESTER IV
SEMESTER V
SEMESTER VI
SEMESTER VII
SEMESTER VIII

Program studi Manajemen Pengelolaan Sumber Daya Perairan (MPSDP) di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar itu fokusnya ke pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan—baik perikanan, lingkungan, maupun ekosistem perairan.
Berikut gambaran materi yang biasanya dipelajari:
🌊 Dasar Ilmu Perairan
1.Ekologi perairan (laut, sungai, dan danau)
2.Biologi perikanan
3.Oseanografi dasar
4.Limnologi (ilmu perairan darat)
🐟 Pengelolaan Perikanan
1.Manajemen sumber daya perikanan
2.Budidaya perairan (akuakultur)
3.Teknologi penangkapan ikan
4.Konservasi ikan dan habitat
🌱 Lingkungan & Konservasi
1.Pencemaran air dan cara penanganannya
2.Analisis dampak lingkungan (AMDAL)
3.Rehabilitasi ekosistem (mangrove, terumbu karang)
4.Pengelolaan wilayah pesisir
📊 Teknologi & Analisis
1.Sistem Informasi Geografis (SIG)
2.Penginderaan jauh (remote sensing)
3.Statistik perikanan
4.Pemodelan sumber daya perairan
⚖️ Sosial & Kebijakan
1.Hukum dan kebijakan perikanan
2.Ekonomi sumber daya perairan
3.Pemberdayaan masyarakat pesisir
4.Manajemen konflik sumber daya
🧪 Praktikum & Lapangan
1.Praktik kualitas air
2.Survey lapangan ke sungai/danau/pesisir
3.Magang di instansi atau perusahaan perikanan
Mahasiswa Aktif
Dosen Tetap



“Bangun Masa Depan Biru, Jadilah Pengelola Sumberdaya Perairan yang Andal dan Berdaya Saing Global.”